Penggunaan video konferensi semakin sering dalam berbagai bidang, baik untuk pekerja kantoran maupun pendidikan. Kini para siswa, pendidik, pegawai maupun pejabat sudah mulai terbiasa menggunakan fasilitas video Conference. Walaupun ada beberapa masih gagap ketika menggunakan fasilitas ini namun seiiring waktu menjadi terbiasa.

Aplikasi paling populer yang digunakan untuk video konferensi saat ini yaitu Zoom. Ada yang menggunakan versi gratis namun banyak instansi yang sudah menggunakan versi berbayar atau berlisensi.

Kegiatan vicon ini secara umum dapat dibagi dua, yaitu Meeting Online dan Webminar. Walau sama – sama merupakan kegiatan video conference dan menggunakan aplikasi yang sama namun ada beberapa perbedaan dari kedua kegiatan ini, diantaranya :

  1. Zoom Meeting/ Rapat Online adalah kegiatan layaknya rapat offline dimana semua peserta bisa berinteraksi satu sama lain, sementara Webminar layaknya seminar atau sosialisasi dimana tidak ada interaksi antar peserta.
  2. Meeting Online biasanya melibatkan peserta sedikit dan tertutup sementara Webminar melibatkan lebih banyak peserta.
  3. Meeting Online biasa dipimpin oleh satu pimpinan rapat yang mengatur jalannya diskusi sementara Webinar dipimpin oleh moderator dengan beberapa panelis.

Walau demikian, sering kali acara seminar atau sosialisasi menggunakan Zoom Meeting dengan alasan panitia dapat melihat langsung dan berinteraksi pesertnya

Kegiatan video conference membutuhkan koneksi internet yang stabil. Koneksi internet yang lambat dan tidak stabil sangat mengganggu kegiatan online meeting atau webminar karena membuat gambar putus – putus dan suara yang tidak jelas. Aplikasi video conference seperti Zoom sudah memiliki fitur menyesuaikan koneksi internet yang digunakan dengan mengecilkan resolusi gambar menjadi lebih rendah.

Agar dapat menikmati kualitas video yang standar setidaknya kita harus memiliki bandwidth minimal 1,5 Mbps atau 3 Mbps untuk kualitas video definisi tinggi. Besar bandwidth ini adalah sama untuk download dan upload atau 1:1.

Jika anda berlangganan internet indihome sebesar 10 Mbps, anda mendapatkan kecepatan download maksimal sebesar 10 Mbps dan kecepatan upload maksimal sebesar 2 Mbps. Sehingga dengan koneksi ini akan ideal jika hanya digunakan untuk satu perangkat. Selain hanya digunakan untuk satu perangkat, sebaiknya koneksi menggunakan kabel jaringan buka wireless aga lebih stabil.

Google Meet sebuah aplikasi video conference buatan Google memang belum se-terkenal Zoom. Setiap mendengar acara vicon di kantor maupun rumah pasti kita menggunakan aplikasi Zoom. Ibarat menyebut pipa PVC dengan Paralon atau pasta gigi dengan Odol.

Awal mula mencari aplikasi video conference untuk di kantor di awal Work From Home (WFH), ada beberapa pilihan seperti Cisco Webex, Zoom, Jitsi dan Google, namun saat itu Zoom menawarkan 1 host dengan 100 peserta selama 40 menit gratis. Fitur inilah yang menjadi alasan pengguna di kantor menggunakan Zoom. Namun seiring peningkatan kebutuhan akan rapat yang semakin lama dan para pengguna sudah nyaman rapat dengan video conference akhirnya beralih ke yang berlisensi.

Kini Google Meet yang termasuk dalam paket Google Suite diberikan gratis sampai 30 September 2020 yang bisa digunakan untuk 250 peserta, rekam rapat dan simpan di Google Drive dan terintegrasi dengan layanan Google Doc. Jika dilihat dari segi fitur, Google Meet ini fiturnya jauh lebih banyak. Namun untuk merubah kebiasaan pengguna mungkin butuh waktu.

Noise Cancelling

Meet akan dilengkapi dengan fitur noise cancelling dengan kecerdasan buatan. Fitur ini saat ini sangat dibutuhkan oleh pengguna karena sering sekali saat rapat berlangsung ada suara – suara latar belakang yang mengganggu. Suara berisik bisa muncul dari pembicara atau dari peserta yang lupa me-mute microfon nya.

Semua laptop maupun PC All In One sudah dilengkapi dengan webcam dibagian atas layarnya. Sebelum era Work From Home (WFH) webcam ini tidak banyak digunakan sehingga kita tidak peduli dengan kualitasnya. Webcam pada laptop hanya alat tambahan yang tidak pernah digunakan. Namun di era new normal ini, untuk keperluan video conference agar tampilan kita lebih jelas maka kita membutuhkan webcam dengan kualitas yang lebih baik. Kita juga bisa menggunakan kamera DSLR sebagai kamera video conference, namun karena pada saat digunakan tidak bisa sambil men-charge baterainya. Kita juga bisa menggunakan smartphone sebagai kamera video conference dengan menggunakan aplikasi Droidcam.

Untuk hasil terbaik apalagi video conference yang melibatkan banyak orang maka dibutuhkan kamera atau webcam yang dibuat khusus untuk keperluan ini. Salah satu webcam yang bisa digunakan adalah Logitech 925e. Webcam ini bisa digunakan untuk keperluan sendiri maupun untuk ruang rapat kecil.

Pandemi covid 19 membuat kegiatan belajar dan bekerja dari rumah dengan memanfaatkan aplikasi teknologi informasi. Salah satu aplikasi yang sering digunakan adalah aplikasi video Conference atau rapat online. Zoom adalah aplikasi video conference yang paling umum digunakan karena menyediakan fasilitas gratis untuk 100 orang peserta.

Salah satu perusahaan dari India baru – baru ini juga mengeluarkan aplikasi video conference yang diklaim lebih aman dan memiliki fasilitas seperti yang disediakan oleh Zoom. Aplikasi ini bernama Say Namaste yang juga bisa digunakan secara gratis untuk 50 peserta. Jika anda mencari alternatif aplikasi video conference gratis maka Say Namaste layak dicoba.

Penggunaan aplikasi video Conference seperti Zoom untuk rapat secara online sekarang sudah biasa dilakukan oleh instansi pemerintah maupun swasta. Cara paling mudah untuk melakukan vicon ini adalah menggunakan webcam yang tersedia di laptop atau komputer.

Jika anda ingin gambar yang lebih jernih bisa menggunakan webcam tambahan dengan resolusi lebih besar atau menggunakan camera yang memang didesain untuk video conference.

Sebenarnya anda juga bisa menggunakan kamera DSLR yang anda miliki untuk keperluan video conference hanya menggunakan kabel USB saja. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan yaitu Sparkocam. Caranya sangat mudah yaitu instal aplikasinya lalu hubungkan melalui kabel USB.

Pada aplikasi video conference yang digunakan pilih SparcoCam