Memiliki kolam ikan ternyata memiliki manfaat lain selain untuk hobi maupun untuk konsumsi. Alasan membuat kolam hias seperti kolam ikan koi biasanya karena hobi karena memiliki warna dan corak yang bagus. Disamping juga kolam ikan ini akan membuat suasana halaman rumah menjadi lebih segar.

Namun ternyata air kolam ikan ini sangat bagus untuk menyiram tanaman karena air kolam mengandung banyak unsur hara seperti Nitrogen dan Fosfor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Jika anda memiliki kolam ikan koi bergaya minimalis atau natural yang dilengkapi dengan chamber filtrasi dan keran backwash maka cara mengalirkan air limbah kolam ini lebih mudah.

Menyiram tanaman dengan air kolam ikan ini tentu lebih susah dibandingkan dengan menyiram tanaman menggunakan air selang dari keran, namun dengan menyiram tanaman dari air limbah kolam ikan selain menyiram sekaligus untuk pupuk.

Memelihara ikan koi harus memperhatikan kualitas air agar ikan dapat hidup dengan sehat. Selain sistem filtrasi yang bagus, kolam koi juga membutuhkan peralatan seperti pompa, aerator dan lampu ultra violet.

Penempatan lampu UV pada kolam bisa menjadi satu dengan chamber pompa. Fungsi lampu ultra violet untuk kolam koi sangat bagus untuk kesehatan ikan.

Manfaat penggunaan lampu UV pada kolam ikan koi :

1. Membunuh bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ikan. Kegunaan lampu UV dapat mencegah timbulnya penyakit pada ikan koi.

2. Mencegah tumbuhnya alga atau ganggang. Pada kolam yang terpapar sinar matahari langsung, alga hijau sangat cepat tumbuh sehingga air akan berwarna hijau.

Lalu berapa watt lampu uv yang diperlukan untuk kolam koi? Besarnya watt lampu UV untuk kolam koi disesuaikan dengan ukuran kolam, sebagai contoh untuk dengan volume air kolam 5000 liter, lampu UV 9 watt saja sudah cukup.

Terkait :

Kolam ikan koi bergaya minimalis sangat cocok bagi anda yang memiliki lahan sempit atau terbatas. Berbeda dengan gaya natural atau alami, kolam ini memiliki bentuk desain persegi dengan finishing batu alam.

Komponen pada kolam koi minimalis :

1. Chamber filter. Jumlah chamber pada kolam koi adalah 3 buah yaitu mekanis, biologis dan kimia. Ukuran chamber ideal adalah sepertiga dari total luas kolam.

2. Pancuran atau air terjun. Selain untuk keindahan kolam, pancuran pada kolam koi juga berfungsi untuk menambah kadar oksigen terlarut dalam air. Ketinggian air terjun ini sebaiknya tidak lebih dari 30 cm agar tidak menghasilkan buih.

3. Pompa. Dengan tidak adanya tanaman air, untuk menjaga kesehatan air kolam ini memerlukan pompa dengan kemampuan yang memadai.

Pandemi membuat kegiatan bekerja dan belajar dari rumah. Kolam membuat suasana rumah lebih segar dan alami. Suara gemericik air memberikan efek menenangkan.

Kolam Koi Alami

Kelebihan kolam ikan alami

Membuat kolam ikan natural berarti kita membuat ekosistem air di halaman rumah. Selain bertujuan untuk memelihara ikan hias, juga untuk taman air atau akuatik.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kolam koi natural

  1. Dasar kolam menggunakan semen beton atau terpal geomembrane HDPE. Penggunaan geomebran atau plastik UV relatif lebih murah dan lebih cepat proses pengerjaannya dibandingkan menggunakan beton.
  2. Pengaturan sirkulasi air. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan air kolam, diperlukan pompa dan filtrasi sesuai dengan ukuran kolam.
  3. Pilih tanaman air agar terlihat lebih alami dan untuk suplai oksigen bagi ikan. Tanaman air yang bisa dipilih untuk kolam antara lain, apu – apu, enceng gondok, bambu air, teratai dan ganggang

Kolam ikan koi outdoor yang terpapar sinar matahari secara langsung memerlukan penanganan lebih terhadap tumbuhnya alga atau lumut hijau. Walaupun tidak berpengaruh terhadap kesehatan ikan, namun alga hijau ini sangat mengganggu keindahan kolam karena air terlihat keruh.

Alga hijau tidak bisa hilang hanya dengan sistem filtrasi. Cara menghilangkan alga pada kolam paling mudah dengan menggunakan lampu ultra violet (UV).

Penempatan lampu UV tidak boleh langsung di kolam ikan karena bisa menyebabkan ikan buta. Penempatan lampu UV paling baik adalah pada chamber terakhir atau pada chamber pompa

Jika anda memiliki rencana untuk memelihara ikan koi dalam kolam, ada 2 jenis kolam yang dapat anda pilih, yaitu minimalis atau natural. Atau bisa juga dipelihara dalam kolam terpal. Pemilihan jenis kolam ini didasarkan pada selera atau desain rumah.

  1. Kolam Koi Minimalis

Kolam koi minimalis memiliki bentuk kotak dan finishing dari batu alam. Cocok dengan lahan sempit.

Contoh inspirasi kolam koi minimalis.

2. Kolam Koi Natural

Kolam koi alami ini terinspirasi dari aliran sungai. Membutuhkan lahan yang relatif luas. Inspirasi kolam koi natural >>>

Baik kolam minimalis maupun natural sama – sama membutuhkan pompa yang bagus.

Memelihara ikan koi dalam kolam wajib memiliki pompa yang bekerja 24 jam terus menerus. Pompa berfungsi mengatur sirkulasi air agar tetap jernih.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih pompa untuk kolam koi.

  1. Kapasitas Pompa Air. Kemampuan pompa biasanya dinyatakan dengan satuan Liter Per Hour (LPH). Perhitungan sederhana adalah volume air di kolam dikalikan 3. Misalkan kolam anda berukuran 3 meter x 1 Meter x 1 Meter maka volumenya adalah 3000 cm3. Ukuran pompa yang diperlukan minimal 9000 Liter Per Jam.
  2. Konsumsi Listrik. Karena pompa bekerja secara non stop maka harus diperhatikan pemakaian listrik agar tidak boros. Umumnya pompa air mengkonsumsi listrik yang besar. Untuk itu kita dapat memilih pompa yang low watt.
  3. Fitur. Beberapa fitur yang seharusnya ada pada pompa air kolam adalah otomatis off ketika air kurang, amfibi yaitu bisa direndam (submersile) dan diatas air.

Beberapa merek pompa yang memenuhi kriteria diatas adalah Sun Sun, Sobo, Grech dan Atman

Pandemi membuat orang memilih hobi yang cocok agar betah di rumah. Ada beberapa hobi yang bisa dipilih, antara lain memelihara tanaman hias,memelihara binatang peliharaan seperti anjing, kucing maupun kelinci. Salah satu kendala memelihara binatang seperti anjing dan kucing adalah repot nya membersihkan kotoran apalagi memiliki rumah kecil. Memelihara ikan hias bisa dipilih jika tidak ingin direpotkan membersihkan kotorannya karena kotoran ikan bisa diuraikan. Memelihara ikan hias bisa dilakukan pada akuarium atau kolam. Ikan hias yang biasa dipelihara antara lain mas koki, arwana, komet, cupang atau koi.

Ada beberapa alasan mengapa anda harus memelihara ikan koi

  1. Ikan koi dapat memberi keberuntungan atau hoki bagi pemiliknya. Ini tentu tentang kepercayaan dan tentu tidak semua orang harus percaya.
  2. Ikan koi banyak jenis dan corak. Ikan koi banyak sekali jenisnya dan semua mempunyai nama yang kebanyakan adalah bahasa Jepang karena ikan ini memang banyak orang Jepang membudidayakan ikan ini.
  3. Ikan koi termasuk ikan yang bersahabat. Ikan koi bagus dipelihara karena bisa dilatih agar bersahabat dengan manusia. Jika sudah dipelihara lama maka ikan ini akan mendekat.
  4. Memelihara Ikan Koi berarti memelihara air. Ikan koi sangat sensitif dengan kondisi lingkungannya. Kondisi air yang tidak sehat akan membuat ikan koi sakit bahkan mati akibat jamur maupun bakteri. Oleh karena itu bila kita memelihara koi maka harus belajar menjaga air kolam tetap sehat menggunakan filter, pompa dan oksigen yang cukup.

Baca juga :