Hyper Converged Infrastructure (HCI) adalah penggabungan infrastruktur data center seperti penyimpanan,virtualisasi dan jaringan dalam satu perangkat atau server. Seluruh sumber daya dalam server seperti CPU, RAM dan Storage dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dari aplikasi.

HCI hadir untuk menggantikan kompleksitas konfigurasi server tradisional. HCI umumnya sudah terintegrasi dengan perangkat lunak virtualisasi sehingga memudahkan dalam membuat konfigurasi server sesuai kebutuhan. Sebelumnya, instansi pemerintah atau organisasi yang mengelola aplikasi membeli sebuah server kemudian dikonfigurasi agar bisa diakses publik. Atau bisa juga dengan sewa hosting atau Virtual Private Server (VPS) pada penyedia jasa hosting.

Keterbatasan dari mengkonfigurasi server sendiri adalah sulitnya mengelola kebutuhan resources server sesuai dengan kebutuhan dari aplikasi. Sementara kekurangan dari dari sewa hosting adalah masalah keamanan data dari aplikasi.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut maka muncul layanan komputasi berbasis cloud seperti Amazon Web Service (AWS), Alibaba Cloud, Google Cloud dan lain – lain. Solusi dari layanan cloud ini adalah kemudah konfigurasi server sesuai kebutuhan. Namun masalah keamanan data masih diragukan karena kita tidak tahu lokasi fisik dari server cloud tersebut.

Solusi selanjutanya adalah membuat private cloud sendiri, yaitu dengan membeli server kemudian diinstall perangkat lunak virtualisasi lalu baru diinstall sistem operasi sesuai dengan kebutuhan aplikasi.

Proses instalasi virtualisasi dari jaringan yang kompleks menjadi masalah tersendiri bagi instan pengelola server atau data center yang memiliki sumber daya manusia yang terbatas. Karena hal itu ada solusi server virtualisasi yang bisa dikonfigurasi dengan dengan singkat.

Ini adalah produk server HCI :

  1. Nutanix
  2. Sangfor
  3. HPE Simplivity
  4. Cisco HyperFlex

Kebutuhan koneksi internet yang tidak boleh putus seperti untuk keperluan video conference mengharuskan instansi atau perusahaan memiliki koneksi internet yang mendukung redudancy. Ini juga berlaku untuk instansi yang mengelola pusat data atau data center dimana server melayani komunikasi data yang tidak boleh putus.

Dual homing adalah istilah untuk akses internet yang menggunakan dua atau lebih (multi homing) penyedia layanan internet. Dual homing bertujuan untuk menjamin koneksi jaringan internet tetap terhubung jika satu koneksi mengalami masalah.

Berikut adalah beberapa alternatif koneksi internet :

Single Homed

Koneksi internet menggunakan satu ISP dan satu link. Ini adalah koneksi umum dipakai di rumah atau kantor kecil. Ketika kabel atau koneksi dari ISP terputus maka tidak ada cadangan atau back up koneksi internet.

Dual Homed

Koneksi internet menggunakan satu ISP tetapi menggunakan dua link. Walaupun menggunakan hanya satu penyedia jasa internet, namun untuk menjamin koneksi tetap tersambung bisa menggunakan dua link. Satu menggunakan kabel fiber optik, satu menggunakan wireless atau Vsat.

Single Multi Homed

Koneksi internet menggunakan dua atau lebih ISP dan masing – masing ISP menggunakan satu link. Menggunakan dua ISP relatif lebih aman ketika terjadi gangguan pada satu ISP, satu koneksi masih terhubung.

Dual Multi Homed.

Menggunakan dua atau lebih ISP dan masing – masing ISP menggunakan dua link. Ini adalah koneksi internet paling ideal untuk menjamin koneksi internet tetap terhubung. Sangat cocok untuk kantor yang koneksi internetnya tidak boleh putus seperti server aplikasi.

Jika layanan internet shared sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan koneksi di rumah atau kantor, sebaiknya anda memilih layanan internet dedicated.

Berikut adalah kelebihan layanan internet dedicated :

1. Kecepatan koneksi internet tetap. Berbeda dengan kecepatan internet UP- To dimana kecepatan yang didapat adalah kecepatan maksimal ketika jaringan tidak padat.

2. Kecepatan Upload dan Download sama. Untuk pengguna rumahan pada umumnya membutuhkan kecepatan download yang lebih besar. Namun untuk keperluan streaming dan video conference maka besaran Upload dan Download harus sama.

3. Mendapat alamat IP Publik Statis. Alamat IP statis ini sangat berguna jika anda memiliki server yang diakses dari jaringan internet.

4. Layanan yang Lebih Baik. Layanan internet dedicated menawarkan penanganan gangguan yang lebih cepat, biasanya dituangkan dalam Service Level Agreement (SLA).

Harga Langganan Internet Dedicated

Dibandingkan dengan internet shared untuk rumahan, harga langganan internet dedicated per Mbps nya memang jauh lebih mahal. Namun kelebihan harga ini sebanding dengan kualitas internet yang diterima.

Penyedia Jasa Internet Dedicated

Hampir semua penyedia jasa internet memiliki layanan paket internet dedicated. Telkom memiliki layanan internet dedicated dengan nama Astinet, Biznet Dedicated, Indosat Ooredoo, Lintas Arta, Moratelindo, CBN, Gmedia dan lain – lain.

Untuk kantor yang mengelola server sendiri, selain menggunakan koneksi internet dedicated juga perlu mempertimbangkan penggunaan internet dual homing untuk menjamin keberlangsungan koneksi. Jika menggunakan konesi WiFi, sebaiknya upgrade Router Akses Point dengan WiFi.

Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2020/2021 ditengah pandemi corona didorong untuk dilaksanakan secara online. Kemendikbud sudah menyiapkan sistem PPDB daring ini yang sudah terintegrasi dengan sistem dapodik. Namun untuk dapat memanfaatkan sistem PPDB Online ini Dinas Pendidikan harus memenuhi persyaratan diantaranya adalah kesiapan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Berikut adalah beberapa persyaratan yang harus disediakan untuk dapat menerapkan PPBD Online :

Dinas Pendidikan Kab/kota menyiapkan infrastruktur sebagai berikut :
1) 3 unit server dengan spesifikasi server sebagai berikut:
1 unit Server Fisik atau Virtualisasi untuk Webserver
a) 8 Core CPU/vCPU clock speed 2Ghz atau lebih
b) Memory 32 GB atau lebih
c) Disk 500 GB
▪ C: 100GB, D: 400GB
▪ Minimum Raid 1 atau Raid 5
▪ Disk tipe SAS minimum 10K
d) OS : windows 2016 64 bit Standard
e) Network Card : 1GB atau lebih
f) Koneksi Internet : 20 mbps atau lebih
g) Koneksi local : 1 GB atau lebih
1 unit Server Fisik atau Virtualisasi untuk Database server
a) 12 Core CPU/vCPU clock speed 2Ghz atau lebih
b) Memory 32 GB atau lebih
c) Disk 600 GB
▪ C: 100GB, D: 500GB
▪ Minimum Raid 1 atau Raid 5
▪ Disk tipe SAS minimum 10K
d) OS : windows 2016 64 bit Standard
e) DB : SQL 2016 64 bit Standard
f) Network Card : 1GB atau lebih
g) Koneksi local : 1 GB atau lebih
1 unit Server Fisik atau Virtualisasi untuk Backup
a) 8 Core CPU/vCPU clock speed 2Ghz atau lebih
b) Memory 32 GB atau lebih
c) Disk 600 GB
d) C: 100GB, D: 500GB
e) Minimum Raid 1 atau Raid 5
f) Disk tipe SAS minimum 10K
g) OS : windows 2016 64 bit Standard
h) DB : SQL 2016 64 bit Standard
i) Network Card : 1GB atau lebih
j) Koneksi local : 1 GB atau lebih
2) Spesifikasi Jaringan dan Keamanan
a) Router min 8 Port 1GbE
b) Switch min 24 Port 1GbE
c) Web Application Firewall
d) NextGen Firewall, VPN
e) SSL Web Certificate untuk domain terdaftar
f) IP Public dengan hanya open port SSL untuk Web, dan untuk VPN
tunneling utk maintenance.
Spesifikasi infrastruktur tersebut mempunyai kapasitas optimal akses 1000 – 1200
concurrent, untuk kebutuhan yang lebih besar dapat ditambahkan sesuai dengan
kebutuhan.
b. Standar Kompetensi Pengelola Aplikasi/Tim Teknis
1) Menguasai menggunakan os Windows Server
2) Memahami penggunaan SQL server
3) Memahami dasar jaringan
4) Memahami pemrograman web berbasis php

Ruang server adalah tempat yang didesain untuk menempatkan server -server atau dikenal juga dengan pusat data (data center). Permendagri no 90 tahun 2019 sudah menempatkan satu nomenklatur urusan Kabupaten/ Kota dengan nama sub kegiatan Pengelolaan Pusat Data Pemerintah.

Untuk menjaga keamanan informasi pada ruang server maka harus dibuatkan satu SOP sebelum masuk ruang server. Berikut adalah contoh SOP masuk ruang server :

Baca juga :

  1. Strategi pengelolaan ruang server Pemerintah Daerah
  2. Kecerdasan Buatan dalam bidang Pemerintahan
  3. Permasalahan adopsi aplikasi atau sistem informasi bagi Pemerintah Daerah