Kebutuhan akan akses internet sampai ke pedesaan semakin meningkat. Saat ini hampir semua lapisan masyarakat kaya miskin, tua muda ketergantungan mengakses media sosial.Ada seloroh dari masyarakat di desa dimana lebih paket data internet sama pentingnya dengan kebutuhan pokok. Jika di kota besar banyak ada pilihan akses internet baik yang wireless maupun melalui kabel fiber optik dengan kecepatan tinggi, berbeda dengan di desa dimana pilihan akses internet sangat terbatas. 

Berikut adalah beberapa pilihan akses internet di desa :

  1. Paket Data Seluler

Cara paling mudah dan murah untuk mengakses internet internet di desa adalah melalui paket data di Handphone atau memiliki satu modem wifi untuk dipakai bersama – sama. Masalah utama mengakses internet menggunakan paket data adalah kecepatan akses internet yang dipengaruhi oleh kekuatan sinyal yang diterima. Mengingat belum semua daerah pedesaan terjangkau dengan jaringan 4G. Untuk mengetahui cakupan area jaringan seluler dapat menggunakan aplikasi Opensignal. Selain itu juga adanya batasan kuota data sesuai paket yang dipilih.

2. Radio Wireless

Ada penyedia jasa internet yang khusus menjangkau daerah pedesaan atau pedalaman menggunakan jaringan radio wireless dengan frekuensi tanpa lisensi yaitu 2,4 GHz atau 5,8 Ghz. Layanan ini banyak digunakan oleh villa yang jauh dari kota. Untuk area perumahan banyak juga menggunakan perangkat ini untuk berbagi jaringan internet melalui RT/RW net.

3. Satelit

Pilihan selanjutnya adalah akses internet via satelit. Peralatan yang digunakan adalah antena parabola. Dengan akses ke satelit maka kita dapat mengakses internet dimanapun asalkan masih dalam area cakupan satelit yang digunakan. Namun akses internet menggunakan satelit relatif lebih mahal.

Survey Jaringan Wireless dengan AirLink

Cara untuk mendapat koneksi internet untuk daerah yang jauh dari perkotaan atau belum ada koneksi fiber oftik adalah menggunakan koneksi wireless. Agar kita dapat terhubung, maka antara perangkat pengirim (transmitter) dan penerima (receiver) harus tanpa ada halangan. Baik itu bangunan, bukit atau pepohonan. Agar anda tidak rugi memasang perangkat maka sebaiknya dilakukan survey untuk mengetahui kedua titik tersebut dapat terhubung.

Kita bisa menggunakan aplikasi Google Earth untuk membuat simulasi jarak dan ketinggian antara satu tempat ke tempat lain.

Jika ingin aplikasi yang lebih mudah digunakan, anda bisa menggunakan aplikasi berbasis web yaitu UBNT Airlink. Aplikasi ini sangat mudah digunakan untuk menentukan apakah satu titik ke titik lainya tidak ada halangan atau line of sight.

Selain untuk membuat link point to point bisa juga untuk poin to multipoint.

Berikut link-nya : https://link.ui.com/