Ada yang berubah dalam dunia pertelevisian di Buleleng sejak beberapa stasiun televisi mulai bersiaran secara digital. Sejak dahulu masyarakat Buleleng selalu mengeluhkan masalah sulitnya mendapat siaran televisi tanpa menggunakan antena parabola, tv kabel atau tv berlangganan. Migrasi dari tv analog ke tv digital atau Analog Switch Off (ASO) mungkin tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat Buleleng karena sudah terbiasa dengan siaran digital via satelit.

TV Digital di Buleleng

Walaupun belum merata di semua wilayah di Kabupaten Buleleng, namun mulai bulan April 2022 masyarakat Buleleng sudah dapat menerima siaran televisi hanya menggunakan antena UHF biasa. Dengan syarat televisi yang digunakan sudah bisa menangkap siaran digital atau menggunakan Set Top Box DVB T2.

Sebagai contoh di Kota Singaraja, dengan antena UHF Outdoor, siaran tv yang bisa diterima antara lain, Metro Tv, Magna TV, Mentari, O Chanel, SCTV, Indosiar, ANTV, TV ONE, Trans TV, Trans 7,Bali TV dan Kompas TV.

MNC Group seperti RCTI, MNC TV, GTV, walaupun sudah bersiaran secara analog dan memiliki antena sendiri namun belum bersiaran digital.

MUX TV Digital

Berbeda dengan siaran televisi analog, tv digital menggunakan multipeksing untuk melakukan siaran sesuai dengan wilayah. Mux ini di lelang untuk menentukan siapa pemenangnya sehingga bisa bersiaran. Untuk wilayah layanan Bali, jumlah mux 3, pemenangnya adalah ANTV, Metro tv dan Nusantara TV. Stasiun televisi diluar pemenang tersebut bisa menyewa mux pada pemilik mux aga bisa siaran. Group EMTEX, yaitu Indosiar dan SCTV bisa bersiaran di Buleleng dengan menyewa mux dari Metro TV.

Sebelum mengganti televisi anda dengan tv digital atau membeli set top box tv digital, sebaiknya cek terlebih dahulu ketersediaan sinyal tv digital di tempat kita. Cara untuk mengetahui cakupan sinyal tv digital dapat menggunakan aplikasi Sinyal TV Digital.

Tinggalkan Balasan