Keterbatasan koneksi internet dari provider selain kecepatan akses adalah jumlah besaran data yang diakses atau dikenal dengan kuota. Bagi daerah daerah yang telah dijangkau jaringan 4G dari provider maka isu kecepatan akses bukanlah masalah. Kecepatan akses internet 4G di desa – desa berkisar antara 2 – 10 Mbps. Besaran kecepatan internet tersebut sudah cukup akses internet seperti browsing, pembelajaran daring termasuk video conference dengan kualitas rendah sampai standar.

Paket data internet tidak ditentukan oleh kecepatan akses tetapi besaran kuota. Walaupun ada paket data unlimited tetapi harus dicermati apakah unlimited untuk semua aplikasi dan batasan pemakaian normal / fair usage policy (FUP).Kecepatan akses internet yang cepat akan semakin boros paket data. Kecepatan akses internet ditandai dengan satuan bit per secon (bps)sedangkan kuota Byte per secon(Bps).

Pertanyaannya adalah berapa besaran kuota ideal untuk satu bulan. Tentu jawabannya adalah tergantung situs dan aplikasi dari apa yang diakses. Aplikasi yang paling boros kuota adalah layanan video Streaming maupun video conference baik melalui situs, aplikasi maupun dari media sosial.

Bagi pekerja yang bekerja di kantor yang menyediakan fasilitas wifi dan di rumah sudah ada fasilitas internet fiber optik, tentu penggunaan paket data internet tidak begitu besar. Paket data 2 GB mungkin sudah cukup untuk sebulan jika hanya digunakan untuk akses internet di luar kantor atau rumah.

Untuk yang akses internet nya hanya mengandalkan koneksi dari paket data, pengaturan penggunaan kuota internet harus dilakukan. Aplikasi – aplikasi boros kuota sebaiknya dibatasi penggunaan paket datanya.

Sumber Gambar : https://pixabay.com/