Proses belajar mengajar secara daring umum mulai umum dilakukan di masa pandemi. Ada yang menggunakan platform online seperti Zoom atau Google Meet, Whatsapp atau aplikasi belajar daring seperti Moodle. Bagi yang berada di daerah perkotaan dimana koneksi internet cepat mudah didapat tentu tidak terlalu menjadi masalah. Namun bagi daerah yang kesulitan dengan koneksi internet atau tidak mempunyai anggaran untuk membeli paket data membutuhkan cara belajar jarak jauh yang murah.

Mendengarkan radio sampai saat ini masih sering dilakukan masyarakat di desa untuk mendapatkan informasi maupun hiburan. Radio menawarkan cara komunikasi yang bebas pulsa/kuota. Radio juga bisa digunakan untuk sarana mengajar secara gratis.

Radio Komunitas

Radio FM bekerja pada pada rentang frekuensi 88 -108 Mhz. Untuk radio swasta komersial yang menggunakan frekuensi tersebut harus membayar lisensi. Perkecualian untuk radio komunitas termasuk komunitas pendidikan dapat menggunakan frekuensi secara gratis yaitu pada  pada FM 107,7 Mhz; 107,8 Mhz; 107,9 Mhz, dengan jangkauan yang terbatas yaitu power maskimal 50 watt dan jangkauan layanan maksimal 2,5 km.

Radio komunitas ini bisa disediakan di sekolah maupun di kantor desa dengan memperhitungkan bisa menjangkau penduduk di sekitar.

Peralatan yang dibutuhkan

Untuk bisa siaran memulai siaran radio FM maka diperlukan beberapa peralatan pendukung seperti FM transmitter atau broadcaster, audio mixer dan microfon. Salah satu contoh perangkat FM transmitter ini adalah Promick CZE 15A. Dengan perangkat ini sudah bisa siaran dengan daya 15 watt dan jangkauan sampai 5 KM.

Kelas Online dengan Google Classroom

Adanya pandemi covid-19 mengakibatkan proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring. Untuk memfasilitasi kegiatan tersebut maka pengajar atau guru harus memilih platform untuk proses belajar mengajar online. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan secara gratis adalah Google Classroom.