Contoh Judul Skripsi Tentang Keamanan Jaringan IoT

Skripsi tentang keamanan jaringan Internet of Things (IoT) penting dalam era digital ini. Keamanan merupakan aspek penting dalam pengembangan dan implementasi teknologi IoT. Skripsi ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan keamanan jaringan IoT. Contoh tajuk skripsi tentang keamanan jaringan IoT adalah “Analisis dan Evaluasi Keamanan Protokol Komunikasi pada Sistem Smart Home berbasis IoT.” Skripsi ini menganalisis protokol komunikasi yang digunakan dalam sistem smart home berbasis IoT. Analisis mencakup evaluasi keamanan protokol, identifikasi kerentanan, dan potensi serangan pada sistem smart home. Penulis memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan sistem smart home. Skripsi berikutnya adalah “Pengembangan Framework Keamanan untuk Jaringan IoT pada Lingkungan Industri.” Skripsi ini mengembangkan framework keamanan untuk jaringan IoT di lingkungan industri. Penelitian ini mempelajari aspek keamanan dalam implementasi IoT di industri. Penulis menguji keefektifan framework dalam melindungi jaringan IoT di industri. Skripsi ketiga adalah “Deteksi dan Pencegahan Serangan DDoS pada Jaringan IoT.” Skripsi ini membahas serangan DDoS pada jaringan IoT. Penulis mengembangkan metode deteksi dan pencegahan serangan DDoS yang spesifik untuk jaringan IoT. Skripsi keempat adalah “Studi Kasus Keamanan pada Sistem Smart City berbasis IoT.” Skripsi ini menganalisis keamanan sistem smart city berbasis IoT. Penelitian ini melibatkan analisis kerentanan, pengujian serangan, dan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan sistem smart city. Skripsi kelima adalah “Analisis Kerentanan dan Pengujian Keamanan pada Jaringan IoT dalam Sistem Kesehatan.” Skripsi ini fokus pada analisis kerentanan sistem, menguji serangan, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan sistem kesehatan berbasis IoT. Dalam mengembangkan topik skripsi di atas, penulis dapat menambahkan kajian literatur, hasil penelitian sebelumnya, dan memperluas analisis dan pengujian. Hal ini menciptakan skripsi yang lebih informatif, mendalam, dan bermanfaat dalam meningkatkan keamanan jaringan IoT.

Contoh Penelitian Terkini dalam Analisis Jaringan Komputer

Pentingnya memahami dan menganalisis jaringan komputer tidak bisa dilebih-lebihkan. Dalam era digital ini, penelitian terus dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan keamanan, meningkatkan efisiensi, dan memahami perilaku jaringan komputer dengan lebih baik. Berikut ini adalah beberapa contoh penelitian terkini yang dilakukan dalam analisis jaringan komputer:

  1. Deteksi dan Pencegahan Serangan DDoS: Penelitian ini berfokus pada mengidentifikasi dan mencegah serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Metode baru dikembangkan untuk mengenali pola serangan yang tidak terdeteksi sebelumnya dan mengimplementasikan pengamanan yang lebih efektif untuk melindungi jaringan dari serangan ini.
  2. Analisis Trafik Internet of Things (IoT): Dalam penelitian ini, fokus diberikan pada menganalisis trafik jaringan yang berasal dari perangkat Internet of Things (IoT). Tujuannya adalah untuk memahami perilaku jaringan yang terkait dengan IoT dan mengidentifikasi potensi ancaman keamanan yang mungkin muncul dari perangkat ini.
  3. Penelitian tentang Keandalan Jaringan: Penelitian ini berusaha untuk meningkatkan keandalan jaringan komputer. Metode baru dikembangkan untuk mengatasi kerentanan jaringan dan mencari cara agar jaringan tetap berfungsi dengan baik bahkan dalam situasi darurat atau saat terjadi kegagalan.
  4. Analisis Jejak Digital dalam Jaringan: Dalam penelitian ini, perhatian diberikan pada analisis jejak digital yang ditinggalkan oleh pengguna dalam jaringan komputer. Studi ini membantu mengidentifikasi kebiasaan pengguna, memahami interaksi mereka dengan jaringan, dan melindungi privasi pengguna dengan lebih baik.
  5. Optimalisasi Jaringan untuk Layanan Real-Time: Penelitian ini berupaya meningkatkan kualitas layanan real-time seperti telepon dan video conference di jaringan yang sibuk. Metode baru dikembangkan untuk mengoptimalkan pengaliran data, menghindari kehilangan paket, dan mengurangi jeda dalam komunikasi real-time.
  1. Studi tentang Pengoptimalan Protokol Jaringan: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi protokol jaringan yang digunakan dalam komunikasi antar perangkat. Melalui pengkajian yang mendalam, para peneliti berupaya untuk mengidentifikasi kelemahan dan tantangan dalam protokol yang ada serta mengusulkan perbaikan-perbaikan yang dapat meningkatkan kecepatan dan kinerja jaringan sehingga pengiriman data menjadi lebih efisien.
  2. Analisis Anomali Trafik Jaringan: Penelitian ini berfokus pada deteksi dan analisis terhadap anomali trafik jaringan yang tidak biasa. Dengan menggunakan metode-metode analisis yang canggih, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan anomali yang dapat mengindikasikan serangan atau perilaku mencurigakan dalam jaringan komputer. Hal ini akan membantu dalam menjaga keamanan dan stabilitas jaringan.
  3. Penelitian tentang Pengamanan Jaringan Wi-Fi: Wi-Fi telah menjadi salah satu teknologi yang sangat umum digunakan dalam jaringan komputer. Oleh karena itu, penelitian terkait keamanan jaringan Wi-Fi terus dilakukan. Penelitian ini berfokus pada identifikasi celah keamanan, pengembangan protokol keamanan baru, dan peningkatan pengamanan jaringan Wi-Fi agar dapat melindungi data pengguna dari serangan dan pemantauan yang tidak sah.
  4. Analisis Kinerja Jaringan dengan Machine Learning: Dalam penelitian ini, metode machine learning digunakan untuk menganalisis dan memprediksi kinerja jaringan komputer. Dengan menggunakan algoritma dan model yang dikembangkan melalui pembelajaran mesin, peneliti dapat mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang mempengaruhi kinerja jaringan serta mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkannya.
  5. Penelitian tentang Keamanan Blockchain dalam Jaringan: Teknologi blockchain telah semakin populer dan digunakan dalam berbagai aplikasi. Namun, keamanan dalam jaringan blockchain juga menjadi perhatian penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi ancaman keamanan dalam jaringan blockchain, sehingga melindungi integritas dan kerahasiaan data yang disimpan dalam blockchain.

Ini adalah beberapa contoh penelitian terkini dalam analisis jaringan komputer yang menunjukkan pentingnya pemahaman dan pengembangan dalam bidang ini. Penelitian-penelitian ini membantu dalam meningkatkan keamanan, efisiensi, dan kinerja jaringan komputer untuk mendukung kebutuhan dan tuntutan era digital yang terus berkembang.

Ikan Mas Koki Bali: Ikan Hias Air Tawar yang Indah

Ikan Mas Koki Bali, juga dikenal sebagai Ikan Koki Berbintik Bali, merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang menakjubkan. Dalam artikel ini, kita akan memberikan penjelasan informatif tentang ikan mas koki bali, termasuk asal usulnya, ciri khas fisiknya, perawatan yang diperlukan, serta keunikan dan pemeliharaannya.

1. Asal Usul dan Habitat Ikan Mas Koki Bali
Ikan Mas Koki Bali berasal dari persilangan antara ikan koki ranchu dan Moor. Terinspirasi oleh keindahan dan keeksotisan Bali, ikan ini telah menjadi jenis ikan hias yang populer di kalangan penggemar akuarium. Mereka dapat hidup dengan baik di air tawar dan memiliki preferensi suhu sekitar 22 hingga 26 derajat Celsius.

2. Bentuk dan Ciri Fisik
Ciri khas utama ikan Mas Koki Bali adalah bentuk tubuhnya yang melengkung seperti setengah bulan dan memiliki ekor berbentuk jenggot. Bagian punggungnya terlihat meruncing dengan warna yang bervariasi, mulai dari merah, putih, hitam, oranye, hingga kombinasi warna yang indah. Keberadaan bintik-bintik kecil di seluruh tubuhnya juga menjadi ciri khas yang membedakannya dari jenis ikan koki lainnya.

3. Perawatan dan Pola Makan
Perawatan ikan Mas Koki Bali membutuhkan perhatian khusus. Pastikan agar suhu air tetap stabil dan melalui proses penguraian klorin. Air yang bersih serta filter yang baik juga diperlukan untuk menjaga kebersihan lingkungan ikan. Dalam hal makanan, mereka dapat diberi makan seperti pellet khusus ikan hias atau tetap memberikan makanan alami seperti kutu air, cacing kecil, dan serangga air.

4. Perilaku dan Keunikan Ikan Mas Koki Bali
Ikan Mas Koki Bali dikenal sebagai ikan yang ramah dan suka berinteraksi dengan manusia. Mereka sering kali mendatangi permukaan air saat ada kegiatan di atas air, mengenal pemiliknya, dan bahkan meminta makanan. Namun, kadang-kadang mereka dapat menjadi agak pemalu dan bersembunyi di balik hiasan akuarium. Keunikan ini menjadikan ikan Mas Koki Bali menarik untuk diamati dan dipelihara.

5. Pembiakan dan Pemeliharaan
Untuk pembiakan ikan Mas Koki Bali, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti menjaga kebersihan air, suhu yang tepat, dan lingkungan yang tenang. Jika Anda berencana untuk membiakkan ikan ini, penting untuk memiliki pengetahuan yang cukup serta mempersiapkan semua kebutuhan perawatan dan peralatan yang diperlukan.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai ikan Mas Koki Bali. Dengan keindahan dan keunikan ciri khasnya, ikan ini merupakan pilihan yang layak untuk dipertimbangkan sebagai ikan hias dalam akuarium Anda. Tingkatkan kenikmatan perjalanan bawah air Anda dengan kehadiran ikan Mas Koki Bali!

Selamat menikmati petualangan di bawah air bersama ikan Mas Koki Bali Anda!

Pilihan Amplifier Class D

Amplifier Class D: Pemahaman Dasar

Amplifier Class D adalah jenis amplifier audio yang populer digunakan dalam berbagai aplikasi audio, seperti sistem audio mobil, perangkat home theater, dan sound system. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan dengan lebih rinci tentang amplifier Class D dan bagaimana mereka bekerja.

Apa itu Amplifier Class D?

Amplifier Class D merupakan jenis amplifier daya efisien yang dirancang untuk menghasilkan daya output yang tinggi dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan dengan amplifier kelas lainnya. Mereka menggunakan teknik switching untuk mengubah sinyal audio menjadi bentuk pulsa digital, yang kemudian diubah kembali menjadi sinyal audio menggunakan proses modulasi lebar pulsa (PWM).

Bagaimana Amplifier Class D Bekerja?

Amplifier Class D terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk:

  1. Sirkuit modulator PWM: Sirkuit ini bertugas mengubah sinyal audio menjadi serangkaian pulsa digital dengan lebar yang dapat diatur. Lebar pulsa ini akan mencerminkan amplitudo sinyal audio.
  2. Filter output: Setelah sinyal audio diubah menjadi bentuk pulsa digital, filter output bertugas untuk menyeleksi komponen frekuensi yang diinginkan dan menghilangkan komponen frekuensi yang tidak diinginkan. Filter output ini membentuk sinyal audio ulang yang sesuai dengan bentuk aslinya.
  3. Sirkuit switching: Sirkuit ini bertugas mengendalikan dan mengatur arus listrik yang mengalir melalui transistor daya pada amplifier. Sirkuit switching ini memiliki tingkat efisiensi yang tinggi, sehingga mengurangi rugi daya dan panas yang dihasilkan.

Dengan menggunakan teknik ini, amplifier Class D mampu menghasilkan daya output yang tinggi dengan efisiensi yang baik, serta mengurangi panas yang dihasilkan, sehingga memungkinkan penggunaan amplifier dengan ukuran yang lebih kecil dan penggunaan daya yang lebih rendah.

Kelebihan Amplifier Class D

Amplifier Class D memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya populer di antara pengguna audio, antara lain:

  • Efisiensi Tinggi: Amplifier Class D menggunakan teknik switching yang memberikan efisiensi daya yang tinggi, mengurangi konsumsi daya dan panas yang dihasilkan.
  • Ukuran yang Kecil: Efisiensi yang tinggi memungkinkan amplifier Class D dibuat dalam ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan amplifier kelas lainnya, cocok untuk aplikasi dengan ruang terbatas.
  • Performa Audio yang Baik: Meskipun menggunakan teknik digital, amplifier Class D mampu menghasilkan audio berkualitas tinggi dengan distorsi yang rendah.
  • Harga yang Terjangkau: Amplifier Class D umumnya lebih terjangkau dibandingkan amplifier kelas lainnya, membuatnya populer di kalangan pengguna audio rumahan.

Pada kesimpulannya, amplifier Class D adalah solusi yang efisien dan handal untuk kebutuhan audio dengan daya output tinggi. Dengan performa audio yang baik dan ukuran yang kompak, mereka cocok untuk berbagai aplikasi audio, mulai dari sistem audio mobil hingga perangkat home theater.

Amplifier Class D juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:

  • Distorsi Tinggi pada Frekuensi Rendah: Meskipun amplifier Class D mampu menghasilkan audio berkualitas tinggi, pada frekuensi rendah terkadang terdapat distorsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan amplifier kelas lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas audio pada rentang frekuensi rendah.
  • Sensitivitas terhadap Noise: Amplifier Class D bisa menjadi lebih sensitif terhadap gangguan noise dan interference dibandingkan dengan amplifier kelas lainnya. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus saat merancang rangkaian dan pemilihan komponen untuk mengurangi noise yang mungkin terjadi.

Dalam pemilihan amplifier, penting untuk menyesuaikan amplifier dengan kebutuhan dan aplikasi audio yang diinginkan. Pertimbangkan kekuatan output, kualitas audio, efisiensi daya, dan ukuran dalam memilih amplifier yang sesuai.

Dengan pemahaman dasar tentang amplifier Class D, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih dan menggunakan amplifier ini untuk kebutuhan audio Anda. Ingatlah untuk selalu merujuk pada panduan pengguna dan spesifikasi produsen untuk memastikan pengoperasian yang aman dan optimal dari amplifier Class D.

Sekarang, teman-teman dapat melanjutkan dengan mengeksplorasi fitur-fitur dan keunggulan lain yang dimiliki oleh amplifier Class D dalam konteks aplikasi audio mereka. Selamat mencoba!

Contoh IC Amplifier Class D Terbaik untuk Proyek Audio Anda

Amplifier Class D telah menjadi pilihan populer dalam industri audio, terutama untuk aplikasi seperti sistem audio mobil, home theater, dan sound system. Jika Anda mencari IC (integrated circuit) amplifier Class D yang terbaik untuk proyek audio Anda, berikut adalah beberapa contoh IC yang direkomendasikan:

1. IC TPA3116D2

IC TPA3116D2 adalah salah satu IC amplifier Class D yang populer dan banyak digunakan. IC ini menawarkan kualitas audio yang tinggi dengan distorsi yang rendah dan efisiensi daya yang baik. TPA3116D2 dirancang untuk menghasilkan daya output hingga 100 watt dan tersedia dalam berbagai paket, termasuk paket DIP dan paket padat.

2. IC IRS2092S

Untuk proyek audio yang membutuhkan daya output yang lebih tinggi, IC IRS2092S bisa menjadi pilihan yang tepat. IC ini dapat menghasilkan daya output hingga 500 watt, menjadikannya cocok untuk sound system yang lebih besar. IRS2092S juga menawarkan kualitas audio yang baik dan fitur perlindungan yang lengkap.

3. IC MAX98390

IC MAX98390 adalah contoh IC amplifier Class D yang ideal untuk aplikasi audio portabel. IC ini memiliki ukuran kecil dan konsumsi daya yang rendah, yang menjadikannya cocok untuk perangkat audio wearable, speaker Bluetooth, atau headphone. Meskipun ukurannya kecil, MAX98390 masih mampu menghasilkan suara berkualitas tinggi dan memiliki fitur-fitur perlindungan yang penting.

4. IC TAS5611A

IC TAS5611A adalah contoh IC amplifier Class D yang dikhususkan untuk aplikasi home theater atau sound system dengan kanal multiple. IC ini dapat menghasilkan daya output hingga 150 watt per kanal dan memiliki kemampuan kontrol yang baik. TAS5611A juga mendukung fitur-fitur seperti volume digital, mute, dan proteksi termal untuk memastikan keandalan dan kenyamanan penggunaan.

5. IC TDA7498E

IC TDA7498E adalah contoh IC amplifier Class D yang sangat cocok untuk aplikasi audio hi-fi atau sistem audio rumahan. IC ini mampu menghasilkan daya output hingga 160 watt per kanal dengan distorsi yang rendah. TDA7498E memiliki kualitas audio yang sangat baik dan fitur-fitur perlindungan yang penting, seperti proteksi terhadap overcurrent, overvoltage, thermal, dan short circuit.

Demikianlah beberapa contoh IC amplifier Class D terbaik yang dapat Anda pertimbangkan untuk proyek audio Anda. Setiap IC memiliki kelebihan dan fitur masing-masing, jadi pastikan untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Sebelum menggunakan IC amplifier Class D, selalu merujuk pada datasheet dan panduan produsen untuk memastikan pengoperasian yang aman dan optimal. Selamat mencoba!

Pilih Menggunakan Server Sendiri atau Sewa Cloud

Pilihan antara menggunakan server sendiri atau menggunakan cloud tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Keamanan: Jika Anda membutuhkan tingkat keamanan yang sangat tinggi untuk data atau aplikasi Anda, mungkin lebih baik untuk menggunakan server sendiri yang dikelola secara internal. Ini karena Anda dapat memilih sendiri perangkat keras, perangkat lunak, dan konfigurasi keamanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan Anda. Di sisi lain, cloud computing menawarkan tingkat keamanan yang baik, tetapi terkadang tidak dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda.
  2. Skalabilitas: Jika bisnis Anda memerlukan kemampuan untuk meningkatkan atau menurunkan kapasitas server secara cepat, maka cloud computing mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Anda dapat menyesuaikan kapasitas server Anda dengan permintaan bisnis Anda, dan hanya membayar untuk sumber daya yang Anda gunakan. Di sisi lain, menggunakan server sendiri mungkin memerlukan investasi modal yang signifikan untuk meningkatkan kapasitas server.
  3. Biaya: Biaya dapat menjadi faktor penting dalam memilih antara menggunakan server sendiri atau cloud computing. Jika Anda memiliki tim IT yang terampil dan dapat mengelola server sendiri, mungkin lebih murah dalam jangka panjang. Namun, jika Anda tidak memiliki sumber daya atau keahlian IT yang cukup, menggunakan layanan cloud dapat lebih ekonomis karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk peralatan server dan biaya operasional seperti listrik dan pendinginan.
  4. Tingkat kontrol: Menggunakan server sendiri memberikan tingkat kontrol yang lebih tinggi atas server dan aplikasi Anda. Anda dapat menyesuaikan dan mengoptimalkan setiap aspek dari sistem Anda. Di sisi lain, menggunakan cloud mungkin membatasi tingkat kontrol Anda karena Anda bergantung pada penyedia layanan cloud.

Dalam kesimpulannya, jika bisnis Anda membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi, maka cloud computing mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika keamanan dan tingkat kontrol atas data dan aplikasi Anda adalah prioritas utama, maka menggunakan server sendiri dapat lebih sesuai.

Apa itu ITOps ?

ITOps adalah singkatan dari Information Technology Operation, merupakan layanan dan proses yang dilakukan oleh bagian IT pada organisasi kepada pengguna internal atau eksternal.

Secara umum ITOps memiliki 3 bagian tugas pokok dan fungsi, antara :

Infrastruktur Jaringan

  • Konfigurasi semua jaringan komputer baik jaringan internal maupun eksternal
  • Konfigurasi jaringan internet dengan ISP
  • Konfigurasi firewall
  • Monitoring koneksi jaringan, deteksi anomali dan mencegah serta melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan.

Manjemen Server

  • Konfigurasi dan manajemen server dengan aplikasinya
  • Mengelola backup data
  • Mengelola file server
  • Mengelola lisensi aplikasi yang digunakan

Operasional dan layanan bantuan (helpdesk)

  • Mengelola peralatan di runag server
  • Mengelola layan gangguan
  • Mengelola

Perbedaan ITOps dan DevOps

Apakah Chromebook Cocok untuk Anak Kuliah?

Laptop merupakan perangkat yang wajib dimiliki oleh pelajar maupun mahasiswa. Chromebook adalah laptop dengan sistem operasi dari Google yaitu Chrome OS.

Alasan memilih Chromebook daripada laptop dengan sistem operasi Windows, Linux atau Apple Mac Book adalah harga yang terjangkau, cepat dan sederhana. Semua aplikasi berbasis web dapat berjalan dengan baik di Chromebook.

Chromebook sudah umum digunakan pelajar SD sampai SMA di Indonesia. Kemendikbud bahkan memberikan ribuan Chromebook untuk guru dan murid menggunakan akun belajar.id yang berbasis Google Workspace.

Pertanyaan yang sering muncul dari orang tua atau mahasiswa yang akan kuliah adalah “Apakah cocok untuk anak kuliah?”

Jika anda mencari laptop atau Chromebook untuk kuliah, pertama harus dipastikan dahulu kebutuhan aplikasi yang diperlukan saat kuliah. Beberapa jurusan di universitas memerlukan aplikasi khusus seperti desain menggunakan Autocad atau Photoshop atau aplikasi disain lainnya,sebaiknya tidak memilih Chromebook.

Jika jurusan anda tidak memerlukan aplikasi khusus, hanya untuk mengetik dokumen tugas atau atau tugas skripsi, berkirim email, nonton streaming Netflix, Chromebook sudah cukup digunakan.

Umumnya spesifikasi Chromebook yang tersedia di pasaran menggunakan processor Intel Celeron, memori RAM 4GB dan penyimpanan 42/64 GB. Dengan spesifikasi demikian tentu cukup lambat untuk sistem operasi Windows 11, namun menggunakan Chrome OS sudah cukup kencang.

Merek Chromebook

Hampir semua produsen laptop, seperti Acer, HP, Samsung dan Lenovo, kini sudah memproduksi Chromebook. Samsung Chromebook 4memiliki desain dan built quality yang cukup bagus.

Baca juga :

Pilih Antena untuk Siaran TV Digital

Perbedaan antara siaran televisi analog dan digital adalah dari kualitas gambar dan suara yang dihasilkan. Jika pada televisi analog didapatkan sinyal lemah maka gambar gerimis. Sementara pada televisi digital, jika sinyalnya lemah maka tidak sama sekali menampilkan siaran.

Maka untuk mendapatkan siaran digital dibutuhkan antena yang bagus. Untuk daerah yang berada di dekat pemancar, cukup menggunakan antena indoor atau di dalam ruangan. Untuk yang berada cukup jauh dari pemancar maka dibutuhkan antena outdoor yang cukup tinggi. Jika menggunakan antena luar biasa belum cukup, bisa menggunakan antena yang dilengkapi dengan power booster aktif. Sementara jika lokasi pemancar berada pada arah yang berbeda – beda maka dibutuhkan antena yang dilengkapi motor penggerak sehingga antena dapat berputar.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Hobi

Mengapa Ikan Koi Lebih Baik Dibudidayakan di Kolam Daripada Aquarium?

Ikan koi merupakan salah satu ikan hias favorit yang banyak dipelihara karena memiliki warna dan corak yang menarik. Ada berbagai alasan kenapa orang memelihara ikan koi.

Berbeda dengan ikan hias lain yang banyak dipelihara seperti arwana, mas koki, guppy yang banyak dipelihara di aquarium, ikan koi kebanyakan di pelihara di kolam. Baik itu kolam alami maupun kolam minimalis.

Alasan kenapa ikan koi lebih cocok dibudidayakan di kolam adalah :

  1. Ikan koi memiliki ukuran yang cukup besar. Ikan koi dengan ukuran besar lebih menarik.
  2. Corak ikan koi lebih indah jika dilihat dari atas dibandingkan dari samping
  3. Ikan koi lebih menarik jika dipelihara dalam jumlah banyak.
Diterbitkan
Dikategorikan dalam Hobi Ditandai , ,

Pilih Perangkat Jaringan Wireless PtP dan PtMP

Akses point WiFi pada umumnya menggunakan antena omni direksional. Sinyal dipancarkan ke semua arah agar semua perangkat dapt terkoneksi. Omni direksional sangat bagus digunakan untuk jaringan wireless jarak dekat.

Perangkat untuk Point to Point (PtP) atau Point to Multi Point (PtMP) di desain untuk komunikasi data jarak jauh fokus ke satu atau beberapa titik. Berbeda dengan akses poin di ruangan atau WiFi hotspot yang menyebar ke segala arah. PtP digunakan untuk menghubungkan 2 titik jaringan. Satu sebagai Akses Point (AP) dan lagi satu sebagai Station. PtMP digunakan untuk menghubungkan satu titik ke beberapa titik.

Dari segi penyedia, perangkat yang umum digunakan adalah Ubiquiti (UBNT), Mikrotik dan Ruijie Wireless. Jaringan wireless menggunakan radio yang bekerja pada frekuensi tertentu.

Berikut adalah contoh perangkat jaringan dari Ubiquiti yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan tentu saja anggaran :

  1. Airmax AC
  2. NanStation
  3. LiteBeam
  4. NanoBeam
  5. PowerBeam
  6. AirFiber. Bandwidth besar PtP.
  7. LTU
  8. Rocket
  9. GigaBeam

Pemilihan perangkat jaringan tergantung pada jarak coverage perangkat. Pengukuran jarak udara dapat menggunakan aplikasi Airlink dari Ubiquiti

Link PtP dengan jarak kurang dari 5 Kilometer, perangkat yang bisa digunakan :

  • NanoStation 5AC Loco
  • NanoStation 5AC
  • NanoBeam 5AC Gen 2
  • AirFiber 5XHD, 24, or 24HD

Link PtP dengan jarak antara 5 sampai dengan 15 Kilometer, perangkat yang bisa digunakan :

  • LiteBeam 5AC
  • PowerBeam 5AC
  • PowerBeam ISO
  • IsoStation AC
  • AirFiber 5, 5XHD

PtP dengan jarak di atas 15 Kilometer, maka perangkat yang digunakan :

  • Rocket 5AC + Antenna
  • AirFiber 5XHD + Antenna
  • AirFiber 11FX + Antenna

Perangkat PtMP untuk Base Station :

  • Rocket5AC Lite
  • Rocket5AC Prism
  • LiteAP AC
  • IsoStation 5AC
  • PrismStation 5AC
  • LTU Rocket

Perangkat PtMP untuk Station :

  • NanoBeam 5AC Gen 2
  • LiteBeam 5AC
  • PowerBeam 5AC
  • Rocket 5AC Lite + Antenna (for long distance)
  • LTU Lite, LTU LR, or LTU Pro

Exit mobile version