Saturday , 25 November 2017
Home » Blog » Penggunaan Smartphone Secara Berlebihan

Penggunaan Smartphone Secara Berlebihan

Mungkin benar apa yang dikatakan oleh leluhur kita bahwa apapun yang berlebihan itu tidak baik. Sesuatu yang terlalu itu tidak bagus. Andaikata “terlalu” itu baik mungkin Bang Haji Rhoma Irama tidak akan mengeja nya dengan ter-la-lu.

Begitu juga dengan penggunaan handphone yang kini berkembang menjadi smartphone. Jika pengguna dump phone (handphone bodoh) hanya memungkinkan melakukan panggilan suara dan pesan singkat (SMS), maka bagi pemegang smartphone  (telepon pintar) bisa melakukan lebih banyak hal dengan perangkat teleponnya. Hampir semua hal yang biasa dikerjakan oleh komputer bisa dikerjakan oleh smartphone.

Hal ini menyebabkan orang bisa menghabiskan waktu seharian hanya dengan memandangi layar handphone. Beragam aktivitas yang  biasa dilakukan yaitu interaksi di media jejaring sosial, permainan dan beragam aplikasi lainnya.

Dalam berbagai ajaran spiritualitas timur  seperti meditasi dan Zen mengajarkan kepada kita jika ingin mendapatkan ketenangan pikiran salah satu caranya adalah fokus dengan apa yang kita lakukan “sekarang”. Jika kita sedang melakukan suatu kegiatan tertentu sebaiknya kita fokus hanya pada kegiatan tersebut. Eckhart Tolle dalam bukunya The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightment membahas hal ini secara lebih mendetail.

Berikut adalah film pendek yang berjudul I Forgot My Phone ini memberikan  gambaran penggunaan smartphone secara berlebihan:


Gambaran seperti film ini memang seringkali kita lihat, tidak hanya di kota besar tetapi juga sampai ke pedesaan. Smartphone telah mengambil sebagian besar waktu yang berkualitas kita.

Media sosial memang membuat yang jauh menjadi dekat dan sekaligus membuat yang dekat menjadi jauh.

Albert Einstein pernah menuliskan bahwa hal semacam ini akan terjadi.

kutipan einstein

 

Sumber photo :http://quoteinvestigator.com

I fear the day that technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots.

Saya takut dimana teknologi akan melampaui interaksi antar manusia. Dunia akan memiliki generasi yang idiot.

About budarsa

Bloger tahap belajar. Bekerja sebagai pegawai di pemkab Buleleng, Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*