Friday , 18 August 2017
Home » Kabupaten Buleleng » Melihat Lebih Dekat Danau Buyan di Kabupaten Buleleng Bali

Melihat Lebih Dekat Danau Buyan di Kabupaten Buleleng Bali

buyan

Pulau Bali memiliki empat danau dengan karakteristik yang berbeda – beda. Danau Beratan atau yang lebih dikenal dengan nama Bedugul adalah yang paling terkenal karena selain tempatnya di pinggir jalan Singaraja Denpasar tetapi juga karena banyaknya atraksi wisata di danau ini.

Sejarah Danau Buyan

Tidak banyak sumber sejarah yang mengungkapkan bagaimana awal terbentuknya danau Buyan. Jika dilihat dari topologinya bisa dipastikan bahwa ketiga danau yang ada yaitu Beratan , Buyan dan Tamblingan merupakan bagian dari sebuah kaldera besar. Daerah ini merupakan puncak gunung berapi yang  meletus ribuan atau jutaan tahun silam. Fakta ini juga didukung dengan adanya potensi panas bumi di sekitar danau ini. Di sebelah selatan danau ini terdapat proyek pengeboran untuk pembangunan pusat listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang masih menuai kontraversi. Karena kawasan ini adalah kawasan pegunungan dimana dalam gunung merupakan kawasan suci menurut konsepsi masyarakat Bali.

Dalam perjalanan sejarah, tinggi permukaan air Danau Buyan sempat meluap dan juga sempat surut.  Pada tahun 2006  danau ini surut sampai dengan 1 KM. Penyebab pasti surutnya air danau ini tidak ada yang pasti, ada yang berpendapat karena kemarau yang panjang, karena pola pertanian di sekitarnya, penggundulan hutan dan ada juga yang melihat dari sisi niskala.  Tahun 2012 danau Buyan meluap cukup tinggi yang menyebabkan beberapa bangunan rumah maupun sekolah terendam. Saat ini walaupun masih musim hujan, ketinggian airnya masih normal. Ini bisa dilihat dari parkir di sebelah pura Ulun Danu Buyan yang sempat tenggelam kini sudah bisa difungsikan kembali.

Memancing di Danau Buyan

Jika anda termasuk seorang yang senang memancing alias mancing mania, danau Buyan menyediakan beberapa spot memancing yang layak dicoba. Ada dua jalan yang dapat ditempuh untuk mencapai tempat memancing, yaitu melalui jalan disebelah pasar Pancasari lalu menuju dusun Dasong. Jika melalui jalan ini anda akan berada di sebelah selatan danau. Ditempat ini juga terdapat tempat untuk berkemah. Sedangkan jika ingin memancing dari sebelah utara danau, bisa melalui jalan yang menuju ke Pura Ulun Danu Buyan.

buyan lake
Karper, Mujair dan  Tawes merupakan jenis ikan air tawar yang ada di danau ini. Keseimbangan ekosistem ikan di danau buyan kini sedikit terganggu karena adanya ikan “zebra”. Ikan ini merupakan jenis ikan hias dengan ukuran kecil. Walaupun ukurannya kecil namun penyebarannya sangat cepat dan konon memakan  anak ikan yang lain. Para pemancing sering dibuat kesal karena ikan ini karena sangat rakus memakan umpan.

Jika anda tidak membawa peralatan mancing, tidak usah khawatir karena anda dapat menyewanya di sekitar danau ini. Mulai dari dari jorang, kail sekaligus dengan umpan nya sudah tersedia.

Festival Danau Buyan

Pemerintah Kabupaten Buleleng rencananya akan menggelar festival Danau Buyan (Lake Buyan Festival)  pada bulan Juni tahun 2014 ini. Festival ini bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata alam dan agrowisata yang ada di sekitar danau Buyan. Desa Pancasari yang berada sebelah danau Buyan merupakan sentra komoditas sayuran dan buah terutama strowberry.

danau buyan

Dengan adanya festival ini diharapkan wisatawan domestik maupun manca negara akan semakin mengenal danau Buyan. Disamping mengenalkan produk pertanian yang ada di sekitar danau, seperti dari Desa Pancasari dan Desa Wanagiri

About budarsa

Bloger tahap belajar. Bekerja sebagai pegawai di pemkab Buleleng, Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*