Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

LPSE Buleleng

Pemerintah Kabupaten Buleleng  mempunyai Layanan Pengadaan Secara Elektronik sejak tahun 2012.

Pada tahun 2011, dibawah koordinasi dari Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng mulai membentuk LPSE Service Provider bergabung dengan LPSE Provinsi Bali. Dengan tujuan agar dapat melakukan pengumuman pelelangan sementara proses lelang masih dilakukan dengan konvensional atau non-eproc. Sesuai dengan amanat dari Perpres no 54 tahun 2010 pada waktu itu. Untuk itu dibuatkan Surat Keputusan (SK) untuk satu orang menjadi Admin Agency untuk didaftarkan di LPSE Provinsi Bali. Dengan adanya Admin Agency maka Panitia Pengadaan di Kabupaten Buleleng mendapatkan hak akses ke LPSE Provinsi Bali dan bisa membuat pengumuman pengadaan disana.

lpse buleleng

Tampilan dari LPSE Kabupaten Buleleng

Alamat website LPSE Kabupaten Buleleng adalah http://lpse.bulelengkab.go.id

Pada tahun 2012 dibentuk LPSE system provider melalui Keputusan Bupati Buleleng dengan pengelola dari Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah dan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buleleng.

Pada tahun 2013, susunan keanggotaan dari pengelola LPSE Kabupaten Buleleng dirombak dengan diterbitkannya Keputusan Bupati Buleleng Nomor:030/211/HK/2013 tentang Pembentukan Tim Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten Buleleng. Pengelola teknis dari LPSE Buleleng semua diambil dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buleleng. Pengelola teknis terdiri dari Administrator Sistem Elektronik, Teknis layanan dan Dukungan dan Teknis Registrasi dan Verifikasi. Bersamaan dengan pembentukan LPSE, Pemkab Buleleng juga mengeluarkan Peraturan Bupati (perbup) Nomor 12 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa pemerintah Secara Elektronik (e-procurement) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Mulai tahun 2013 di Kabupaten Buleleng juga dibentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa terpusat pada satu tempat. ULP terdiri 4 (empat) Kelompok Kerja (pokja) untuk menangani paket pengadaan. Seluruh paket pekerjaan dengan sistem lelang dan seleksi tahun dilaksanakan dengan 100 persen e-proc.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *