Friday , 18 August 2017
Home » Kabupaten Buleleng » Layang Layang Bali Utara

Layang Layang Bali Utara

layang layang bali

Sesuatu yang populer di Bali selatan belum tentu sama dengan di Bali Utara. Begitu pun dengan halnya layang – layang.

Di Buleleng anda tidak akan menemukan layang – layang berukuran besar yang diangkut dijalan dan membuat macet lalu lintas.

Filosofi layang layang tradisional di Bali selatan yaitu Bebean melambangkan kemakmuran, Pecukan melambangkan Rwabineda dan Janggan yang merupakan  simbol Naga Basuki dan Bedawang Nala yang menjaga keseimbangan jagat semesta.

Sedangkan layang layang Bali utara memiliki satu filosofi.  Kompetisi. “Selama layang layang masih di udara siapapun boleh ngorot” sepadan dengan “sebelum janur kuning melengkung siapapun boleh merayu”

layang layang buleleng

Layang layang Buleleng tidak ditentukan oleh ukuran dan bentuknya. Kepuasan orang yang bermain layang layang disini didapatkan ketika bisa menjatuhkan layang – layang yang ada di udara kemudian menerbangkannya kembali. Bukan juga karena harganya, karena biaya pembuatan layang layang ini tidak lebih dari seribu rupiah. Keahlian dalam ngorot  layang – layang ini sangat diperlukan.

About budarsa

Bloger tahap belajar. Bekerja sebagai pegawai di pemkab Buleleng, Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*